Postingan

Menampilkan postingan dengan label Investasi

Menyadari tingkat pertumbuhan jangka pendek

Gambar
Oleh Akbar Suwardi ( Ekonom Perbankan ) Mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sebuah kebutuhan bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Tingginya pertumbuhan ekonomi merupakan refleksi dari tingginya aktivitas ekonomi, seperti investasi, konsumsi, pengeluaran pemerintah, produksi, dan lainnya. Tingginya aktivitas ekonomi dapat menyerap lapangan kerja yang besar sehingga mengurangi pengangguran dan menyerap tenaga kerja yang baru masuk. Kesenjangan sosial dapat ditekan sehingga terwujud kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.     Sebuah negara tidak selamanya dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau keadaan ekspansi. Karena siklus perekonomian ada masa ekspansi, penurunan, krisis, dan pemulihan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada tahun 2010-2012 mencetak pertumbuhan rata-rata diatas 5,8%, namun semenjak tahun 2014 hanya bisa tumbuh sekitar 4,9%. Hal tersebut dinilai wajar mengingat terdapat t...

Menanti Investasi Berkualitas Tinggi

Gambar
Oleh Akbar Suwardi ( Ekonom Perbankan )   Meskipun tidak setinggi yang diperkirakan oleh pemerintah dan otoritas sebesar 5,30%, tingkat pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2016 yang tercatat sebesar 4,92% sudah bagus. Lebih rendahnya realisasi tingkat pertumbuhan ekonomi daripada yang diperkirakan pemerintah otomatis membuat para investor sedikit kecewa sehingga men- discount beberapa indeks yang sebelumnya tercatat menguat. Alhasil nilai IHSG, nilai tukar, dan harga investasi pada pertengahan Mei sedikit mengalami pelemahan. Pertumbuhan kuartal I 2016 memang lebih rendah bila dibandingkan dengan kuartal IV 2015 (5,04%), namun pertumbuhan tersebut jauh lebih baik dari kuartal I tahun 2015 yang sebesar 4,74%. Disamping itu, dibandingkan dengan negara ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih relatif lebih baik.