Postingan

Menampilkan postingan dengan label Permintaan Kredit

2017, Ekonomi Lebih Menjanjikan

Gambar
Sumber: Berita Satu Jakarta -Perekonomian Indonesia tahun depan lebih menjanjikan dan membaik. Sukses program amnesti pajak ( tax amnesty ) telah menumbuhkan kepercayaan investor dan dunia usaha. Keberhasilan amnesti pajak juga akan memberikan ruang fiskal yang lebih baik, sehingga belanja infrastruktur bakal lebih agresif. Ekspor diprediksi lebih baik dari tahun ini karena bangkitnya harga komoditas. Konsumsi masyarakat membaik dan tetap menjadi motor pertumbuhan. Dampak paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah akan terasa pada tahun depan yang bakal mendongkrak investasi. Kurs rupiah dan laju inflasi untuk tahun 2017 dan 2018 bakal tetap terkendali seperti level tahun ini. Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal terus meningkat seiring kenaikan laba para emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tetap derasnya aliran modal masuk ( capital inflow ). Demikian rangkuman pandangan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara, ...

Dorong Konsumsi dan Permintaan Kredit

Gambar
Sumber: .sumeks.co.id./ JPNN JAKARTA – Pemulihan konsumsi masyarakat menjadi penting untuk mendorong kembali pertumbuhan ekonomi. Permintaan kredit yang masih berada dalam titik lemah membuat Bank Indonesia (BI) perlu kembali melonggarkan kebijakan moneter. Bank sentral kemarin (22/9) memangkas suku bunga acuan 25 basis point dari 5,25 persen menjadi 5 persen. Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo menyatakan bahwa BI perlu mendorong ekonomi di tengah risiko pelemahan global. ’’Pelonggaran diharapkan dapat memperkuat upaya untuk mendorong permintaan domestik. Langkah ini juga bertujuan menjaga stabilitas makroekonomi,’’ ujarnya di gedung BI, Jakarta, kemarin. Kebijakan penetapan 7-day reverse repo rate sejak bulan lalu mengakibatkan suku bunga deposito turun 100 bps. Namun, suku bunga kredit hanya turun 52 bps. Agus mengakui bahwa permintaan kredit masih relatif lemah. Tetapi, dia menggarisbawahi bahwa kredit dalam rupiah masih tercatat tumbuh. Namun, ada pelemahan yang dipicu tur...